Seputar Militer

Kostrad Gelar Latihan Menembak PDF Cetak Email
Kamis, 24 November 2011 06:13
Prajurit Kostrad melaksanakan latihan menembak di Batalyon Kavaleri 1/ Kostrad Cijantung, Jakarta Timur, Kamis ( 24/11 ). Kegiatan latihan menembak Triwulan IV tersebut dilaksanakan dari tanggal 21-24 Nopember 2011 diikuti oleh Bintara, Tamtama Makostrad yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan menembak senjata ringan khususnya M-16 A1.
PANGLIMA TNI IRUP UPACARA PEMBUKAAN LATIHAN GELADI POSKO GABUNGAN TNI TINGKAT BATALYON TAHUN 2011 PDF Cetak Email
Kamis, 24 November 2011 04:55
Singosari, Malang, Selasa (22/11), Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., selaku Inspektur Upacara dalam pembukaan Geladi Posko TNI Gabungan TNI Tingkat Batalyon TA 2011.Agar diperoleh kesiapsiagaan yang tinggi, maka TNI telah memprogramkan Latgab (Latihan Gabungan) TNI Tingkat Batalyon dalam bentuk kegiatan Geladi Posko Gabungan TNI Tingkat Batalyon, yang bertujuan meningkatkan kemampuan profesionalisme unsur-unsur pimpinan dalam prosedur hubungan Komando dan Staf Gabungan TNI guna mendukung pencapaian tugas pokok dalam kesiapan Geladi Lapang yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2011 di Dumai Kepulauan Riau yang melibatkan tiga Angkatan.

Kepada peserta geladi, Panglima TNI menekankan agar melaksanakan geladi ini dengan penuh kesungguhan, dedikasi dan disiplin tinggi serta penuh rasa tanggungjawab ; Pelihara realisme geladi dan disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis serta kemungkinan kontinjensi yang mungkin timbul di wilayah daratan, sehingga dapat mewujudkan suatu konsep strategi penangkalan dan penindakan yang dapat dioperasionalkan dalam kondisi yang sebenarnya. Rencana operasi yang dirumuskan harus dapat memvisualisasikan gambaran konsep operasi yang terintegrasi dan terkoordinasi, baik berupa manuver maupun bantuan yang diperlukan ; Temukan dan inventarisasi berbagai permasalahan yang berhubungan dengan kesiapan personel, materiil serta piranti lunak pada satuan dibawah komando dan kendali operasi Latgab TNI jika dihadapkan kepada tugas yang sebenarnya ; Berdayakan sumber daya manusia dan manfaatkan sumber dana yang tersedia secara maksimal, sehingga dapat mencapai tujuan dan sasaran geladi dengan efektif dan efisien.

Geladi Posko Gabungan TNI Tingkat Batalyon 2011 ini dilaksanakan di Madivif 2 Kostrad mulai tanggal 22 November sampai dengan 25 Nopember 2011, latihan ini merupakan bagian dari system pembinaan latihan angkatan Darat yang telah disesuaikan dengan program kerja satuan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut, dimana latihan ini harus disimulasikan dalam bentuk gelada Mako yang disusun dengan cermat dan disesuaikan dengan sekenario latihan.

Tujuan Geladi Mako ini, untuk meningkatkan kemampuan para Komandan dan Staf dalam merencanakan suatu operasi serta untuk meningkatkan profesionalisme dan sebagai sarana untuk menguji bagi Komandan dan Staf tingkat Tingkat Batalyon dalam melaksanakan suatu perencanaan operasi yang diikuti oleh Tiga Matra (TNI AD,TNI AL dan TNI AU) sejumlah 750 orang yang terlibat pada Upacara pembukaan Geladi Posko Gabungan TNI Tingkat Batalyon 2011, yang bertindak sebagai komandan upacara, Kolonel Inf Shidi Purnomo, jabatan sehari-hari Komandan Brigade Infanteri Linud 18.

Hadir dalam upacara ini antara lain, Pangkostrad Letjen TNI A.Y. Nasution, Para Asisten Panglima TNI, serta para Asisten masing-masing angkatan.

Sertijab Danyonif 321/GT Kostrad PDF Cetak Email
 Kamis, 24 November 2011 04:50
Jabatan Komandan Batalyon Infantri 321 Galuh Taruna Kostrad, diserahterimakan dari Letnan Kolonel Inf Heri Susanto kepada Letnan Kolonel Inf Gatot Heru Buana, yang sebelumnya menjabat Kasi Pembinaan Personil di Markas Divisi Infanteri Kostrad- Cilodong.Selama kurang lebih 1,3 tahun perwira jebolan Akmil 1990 memimpin Batalyon Infantri 321 Galuh Taruna, kini pria kelahiran Sukabumi dipromosikan menjadi Komandan Kodim Kabupaten Nganjuk Jawa Timur.

Meski terhitung cukup singkat, kepada sejumlah wartawan, Letkol Inf Heri mengaku waktu 1,3 bulan bertugas di Majalengka ini sangat berkesan dalam perjalanan karirnya. Pasalnya, selama ini, banyak hal positif yang telah diperbuat oleh kesatuan yang dipimpinnya ini.

Salah satunya, dengan kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah, prajurit Yonif 321 Galuh Taruna dapat ikut andil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menjalankan program Tentara Manunggal Desa Mandiri (TMDM) dengan ikut menyokong pembangunan infrastruktur masyarakat di pedesaan.

“Dari kesatuan kami (Yonif), rasanya hanya disini yang sudah melaksanakan program yang berawal dari sinergitas kerjasama TNI dengan pemerintah. Tahun 2010 dan 2011 ini, total telah 5 kecamatan yang kami bantu melalui program ini,” ujarnya.

Disebutkan, dalam program berbentuk plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan plesterisasi gang dan jalan blok di desa-desa ini, 5 kecamatan yang sudah merasakanya diantaranya Sukahaji, Cigasong, Panyingkiran, Lemahsugih, dan Ligung.

Disamping itu, selama kepemimpinannya, meski tidak melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP), namun prajurit Yonif 321 kala itu justru banyak melakukan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam rangka pengabdian masyarakat. Diantaranya melakukan aksi serangan fajar membersihkan lingkungan kawasan Kota Majalengka, aksi donor darah, penyantunan anak yatim serta dhuafa, dan lain sebagainya.

Dikatakannya, dalam 1,3 tahun heri juga mengaku cukup puas atas apa yang telah ditanamkannya kepada para parjurit anggota Yonif. Yakni dengan beragam kepedulian sosial masyarakat ini hubungan yang terjalin antar prajurit dan masyarakat lebih harmonis dan dapat diterima dengan baik.

“Hubungan dengan unsur Muspida lainnya juga terjalin harmonis. Baik dalam urusan dinas dan tugas, maupun hubungan secara pribadi. Saya harap, meski sudah tidak dipimpin saya, keharmonisan kami dengan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin,” ujarnya.

Penkostrad Gelar Penataran Jurnalistik dan Fotografi PDF Cetak Email
 Selasa, 22 November 2011 06:09
Dalam upaya meningkatkan kemampuan personel dalam bidang jurnalistik dan fotografi, Penerangan Kostrad menyelenggarakan penataran jurnalistik dan fotografi di Ruang Puskodal Kostrad ( 22/11 ). Penataran yang berlangsung selama 2 hari ( 21-22 Nopember 2011 ), diikuti oleh 20 orang peserta, berasal dari Penerangan Kostrad dan Penerangan Divif-1 Kostrad. Hari pertama, peserta mendapatkan materi tentang dasar-dasar jurnalistik, elemen dan teknik reportase yang di sampaikan oleh Junaedi Suswanto dari LKBN Antara. Hari kedua, disampaikan teknik dasar fotografi dan pratek yang disampaikan oleh Yoyon. Kepala Penerangan Kostrad Letkol Kav Albiner Sitompul dalam sambutannya menyatakan tiga kemampuan dasar yang harus dimiliki insan Penerangan adalah menulis, berbicara dan memotret ( fotografi ). Ketiga kemampuan tersebut perlu terus diasah dan ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas pokok Penkostrad.

Nilai Kehidupan

NILAI KEHIDUPAN

Alkisah, ada seorang pemuda yang hidup sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup dari bekerja sebagai buruh tani milik tuan tanah yang kaya raya. Walapun hidupnya sederhana tetapi sesungguhnya dia bisa melewati kesehariannya dengan baik.

Pada suatu ketika, si pemuda merasa jenuh dengan kehidupannya. Dia tidak mengerti, untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Setiap hari bekerja di ladang orang demi sesuap nasi. Hanya sekadar melewati hari untuk menunggu kapan akan mati. Pemuda itu merasa hampa, putus asa, dan tidak memiliki arti.

“Daripada tidak tahu hidup untuk apa dan hanya menunggu mati, lebih baik aku mengakhiri saja kehidupan ini,” katanya dalam hati. Disiapkannya seutas tali dan dia berniat menggantung diri di sebatang pohon.

Pohon yang dituju, saat melihat gelagat seperti itu, tiba-tiba menyela lembut. “Anak muda yang tampan dan baik hati, tolong jangan menggantung diri di dahanku yang telah berumur ini. Sayang, bila dia patah. Padahal setiap pagi ada banyak burung yang hinggap di situ, bernyanyi riang untuk menghibur siapapun yang berada di sekitar sini.”

Dengan bersungut-sungut, si pemuda pergi melanjutkan memilih pohon yang lain, tidak jauh dari situ. Saat bersiap-siap, kembali terdengar suara lirih si pohon, “Hai anak muda. Kamu lihat di atas sini, ada sarang tawon yang sedang dikerjakan oleh begitu banyak lebah dengan tekun dan rajin. Jika kamu mau bunuh diri, silakan pindah ke tempat lain. Kasihanilah lebah dan manusia yang telah bekerja keras tetapi tidak dapat menikmati hasilnya.”

Sekali lagi, tanpa menjawab sepatah kata pun, si pemuda berjalan mencari pohon yang lain. Kata yang didengarpun tidak jauh berbeda, “Anak muda, karena rindangnya daunku, banyak dimanfaatkan oleh manusia dan hewan untuk sekadar beristirahat atau berteduh di bawah dedaunanku. Tolong jangan mati di sini.”

Setelah pohon yang ketiga kalinya, si pemuda termenung dan berpikir, “Bahkan sebatang pohonpun begitu menghargai kehidupan ini. Mereka menyayangi dirinya sendiri agar tidak patah, tidak terusik, dan tetap rindang untuk bisa melindungi alam dan bermanfaat bagi makhluk lain”.

Segera timbul kesadaran baru. “Aku manusia; masih muda, kuat, dan sehat. Tidak pantas aku melenyapkan kehidupanku sendiri. Mulai sekarang, aku harus punya cita-cita dan akan bekerja dengan baik untuk bisa pula bermanfaat bagi makhluk lain”.

Si pemuda pun pulang ke rumahnya dengan penuh semangat dan perasaan lega.

Teman-teman yang luar biasa,

Kalau kita mengisi kehidupan ini dengan menggerutu, mengeluh, dan pesimis, tentu kita menjalani hidup ini (dengan) terasa terbeban dan saat tidak mampu lagi menahan akan memungkinkan kita mengambil jalan pintas yaitu bunuh diri.

Sebaliknya, kalau kita mampu menyadari sebenarnya kehidupan ini begitu indah dan menggairahkan, tentu kita akan menghargai kehidupan ini. Kita akan mengisi kehidupan kita, setiap hari penuh dengan optimisme, penuh harapan dan cita-cita yang diperjuangkan, serta mampu bergaul dengan manusia-manusia lainnya.

Maka, jangan melayani perasaan negatif. Usir segera. Biasakan memelihara pikiran positif, sikap positif, dan tindakan positif. Dengan demikian kita akan menjalani kehidupan ini penuh dengan syukur, semangat, dan sukses luar biasa!

Salam sukses luar biasa!!!

Kekuatan Cinta

Dikisahkan, seorang wanita baru menikah dengan pria yang dicintai dan tinggal serumah dengan ibu mertuanya. Tidak lama setelah mereka berumah tangga, sangat terasa banyak ketidakcocokan di antara menantu dan sang mertua. Hampir setiap hari terdengar kritikan dan omelan dariibu mertua. Percekcokan pun seringkali terjadi. Apalagi sang suami tidak mampu berbuat banyak atas sikap ibunya.

Saat sang menantu merasa tidak tahan lagi dengan temperamen buruk dan dominasi ibu mertuanya, dia pun akhirnya memutuskan untuk melakukan sesuatu demi melampiaskan sakit hati dan kebenciannya.

Pergilah si menantu menemui teman baik ayahnya, seorang penjual obat ramuan tradisional. Wanita itu menceritakan kisah sedih dan sakit hatinya dan memohon agar dapat diberikan bubuk beracun untuk membunuh ibu mertuanya.

Setelah berpikir sejenak, dengan senyumnya yang bijak, si paman menyatakan kesanggupannya untuk membantu, tetapi dengan syarat yang harus dipatuhi si menantu. Sambil memberi sekantong bubuk ramuan yang dibuatnya, sang paman berpesan, “Nak, untuk menyingkirkan mertuamu, jangan memberi racun yang bereaksi cepat, agar orang-orang tidak akan curiga. Karena itu, saya memberimu ramuan yang secara perlahan akan meracuni ibu mertuamu. Setiap hari campurkan sedikit ramuan ini ke dalam masakan kesukaan ibu mertuamu dari hasil masakanmu sendiri. Kamu harus bersikapbaik, menghormati,dantidak berdebat dengannya. Perlakukan dia layaknya sebagai ibumu sendiri, agar saat ibu mertuamu meninggal nanti, orang lain tidak akan menaruh curiga kepada kamu.”

Dengan perasaan lega dan senang, diturutinya semua petunjuk sang paman penjual obat. Dilayaninya sang ibu mertua dengan sangat baik dan penuh perhatian! Setiap hari, ia menyuguhkan aneka makanan kesukaan si ibu mertua.

Tidak terasa, empat bulan telah berlalu dan terjadilah perubahan yang sangat besar. Dari hari ke hari, melihat sang menantu yang bersikap penuh perhatian kepadanya, ibu mertua pun merasa tersentuh. Ia berbalik mulai menyayangi si menantu bahkan memperlakukannya seperti anaknya sendiri. Dia juga memberitahu teman-teman dan kenalannya bahwa menantunya adalah seorang penuh kasih dan menyayanginya.

Menyadari perubahan positif ini, sang menantu cepat-cepat datang lagi menemui sang paman penjual obat, “Tolong berikan kepada saya obat pencegah racun pembunuh ibu mertua saya. Setelah saya patuhi nasihat paman, ibu mertua saya berubah sangat baik dan menyayangi saya seperti anaknya sendiri. Tolong paman, saya tidak ingin dia meninggal karena racun yang telah saya berikan”.

Sang paman tersenyum puas dan berkata “Anakku, kamu tidak perlu khawatir. Bubuk yang saya berikan dulu bukanlah racun, tetapi ramuan untuk meningkatkan kesehatan. Racun yang sebenarnya ada di dalam pikiran dan sikapmu terhadap ibu mertua. Sekarang semua racun itu telah punah oleh kasih dan perhatian yang kamu berikan padanya.”

Teman-teman yang luar biasa!

Cerita di atas mengajarkan kepada kita betapa luar biasanya kekuatan kasih dan kekuatan perhatian.

Kasih dan perhatian mendatangkan kepedulian, ketulusan, dan kerelaan untuk berkorban. Kasih dan perhatian mampu melepaskan kita dari belenggu kesalahpahaman, meluluhkan ketidakpedulian, hati yang keras, dan pikiran yang penuh kebencian. Kasih dan perhatian juga mendatangkan kedamaian dan merekatkan perbedaan menjadi suatu kedekatan yang menyenangkan.

Jika setiap harikita mau memberikan kasih dan perhatian kepada orang di sekeliling kita, maka kehidupan kita pastiakan lebih bermakna dan berbahagia!

Salam sukses, luar biasa!

Ketekunan Adalah Kekuatan Anda

  • Ketekunan adalah Kekuatan Anda

// cerita motivasiApa yang anda raih sekarang adalah hasil dari hasil usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus-menerus. Keberhasilan bukan suatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka anda tidak berada di sini sekarang. Setiap langkah menaikan nilai diri anda. Apapun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda.

Pepatah mengatakan bahwa “ribuan kilometer langkah dimulai dengan satu langkah”. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus anda mulai dari rumah anda. Rumah anda yang paling baik adalah hati anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan anda dengan memajukan hati anda, kemudian pikiran anda dan usaha-usaha anda. Ketekunan hadir bila apa yang anda lakukan benar-benar berasal dari hati anda.