Rekruitment Prajurit

Rekruitment

Prajurit TNI AD,direkrut dari masyarakat umum dalam upaya memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD. Untuk memperoleh prajurit baru yang berkualitas serta mampu memenuhi tuntutan tugas, maka penyediaan prajurit dilaksanakan melalui penerimaan dan pengerahan dengan kegiatan-kegiatan pengujian atau penyaringan berdasarkan persyaratan yang ditentukan.

Persyaratan Umum untuk menjadi prajurit adalah :

1. Warga negara Republik Indonesia,
2. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
3. Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945,
4. Sudah berumur 18 tahun,
5. Sehat jasmani dan rohni, serta
6. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan
7. Keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
8. Selain itu, harus memenuhi persyaratan lain yang ditentuka dan lulus dari pengujian atau lulus dari penyaringan.

Penerimaan Prajurit di lingkungan TNI AD di bagi dalam 3 kelompok yaitu kelompok Tamtama, Bintara dan Perwira.

Tamtama :

Membentuk prajurit dalam tatanan organisasi TNI/TNI AD sebagai prajurit pelaksana yang terpercaya dengan keterampilan yang tinggi. Karena itu pendidikan Tamtama bertujuan membentuk dan mengembangkan pemuda-pemuda warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sesuai ketentuan untuk menjadi Calon Tamtama umum TNI AD.

Bintara :

Membentuk prajurit Bintara dalam tatanan organisasi TNI sebagai pimpinan unit kecil, juru, pelatih, pengawas serta tulang punggung pelaksana tugas TNI/TNI AD. Karena itu pendidikan Bintara bertujuan membentuk dan mengembangkan Bintara; agar mampu, cakap serta mahir melaksanakan tugas dan jabatan sesuai dengan lapangan penugasannya.

Pendidikan Perwira.

Membentuk prajurit Perwira dalam tatanan organisasi TNI/TNI AD sebagai pemimpin dalam arti luas. Dalam arti sebenarnya, yaitu Pimpinan yang mempunyai nilai kejuangan dan kemampuan profesi yang tinggi. Karena itu Pendidikan Perwira bertujuan membentuk dan mengembangkan Perwira agar: mampu, cakap serta mahir melaksanakan tugas dan jabatan sesuai dengan lapangan penugasan, sebagai kekuatan Pertahanan.

 

PERSYARATAN TARUNA AKMIL

1. PERSYARATAN UMUM

a. Warga Negara Republik Indonesia.

b. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c .Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang dasar 1945.

d..Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan tanggal 1 Agustus 2011.

e. Sehat Jasmani dan rohani.

f.Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

2. PERSYARATAN LAIN

a. Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri

b. Berijazah SMA/MA program IPA atau yang setara, dengan ketentuan NEM/NUAN sebagai berikut :

1) Lulusan tahun 2007 s.d 2010. Lulus Ujian Nasional dengan nilai rata-rata tidak kurang dari 6,5 (dari 10 mata pelajaran) Bagi calon yang menggunakan kacamatan/lensa kontak dengan ukuran maksimal 1 Dioptri, nilai rata-rata tidak kurang dari 7,5.

2) Lulusan tahun 2011 akan ditentukan kemudian.

c. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama.

d.Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 167 Cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

e.Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.

f. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

g.Harus ada surat persetujuan dari orang tua/wali. Bagi calon yang menggunakan wali agar diisi keterangan sesuai dengan yang menjadi wali yaitu : Bapak tiri/kakak/Paman/Bibi dengan meneliti KTP orang tua/Wali (sesuai Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/57/II/2003 tanggal 24 Februari 2003).

h.Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi.

1) Administrasi.
2) Kesehatan.
3) Jasmani.
4) wawancara.
5) Psikologi.
6) Akademik.

3.PERSYARATAN TAMBAHAN.

a. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Depdiknas.

b. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.

c. Bersedia mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung dan apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud maka bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma jika pelanggaran tersebut diketemukan dikemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.

 

PERSYARATAN CALON PA PK TNI

1. Warga negara Republik Indonesia, Pria/wanita

2.Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945, bukan prajurit TNI, anggota Polri maupun PNS.

4. Berijazah Profesi,Sarjana (S.1) dan Diploma (D.3).

5. Usia pada saat masuk pendidikan tidak lebih dari 32 tahun untuk yang berijazah profesi Dokter, Apoteker dan psikologi 27 tahun bagi yang berijazah Sarjana (S.1) dan program Diploma (D.3) Anestesi serta 25 tahun bagi yang berijazah program Diploma (D.3) lainnya.

6. Berijazah profesi, Sarjana (S.1) dan program Diploma (D.3) Negeri/Swasta dengan persyaratan IPK tidak kurang dari : (Akumulasi dengan ujian negara untuk perguruan tinggi swasta) :

a. 2,40 untuk profesi (Dokter Umum, Apoteker dan Psikologi)
b. 2,80 untuk program Sarjana (S.1)
c. 2,70 untuk program Diploma (D.3)

7. Kesetaraan IPK diatur : Universitas Negeri setara dengan :

a. Universitas swasta dengan akreditasi “A”.
b. Universitas swasta dengan akreditasi “B” + 0,20
c. Universitas swasta dengan akreditasi “C” + 0,40

8. Para Calon yang berasal dari Perguruan Tinggi Swasta harus sudah lulus ujian negara (dengan melampirkan tanda lulus/Ijazah yang dilegalisir oleh Kopertis).

9. Belum pernah nikah dan sanggup tidak nikah selama mengikuti pendidikan pertama, kecuali untuk pendaftar berprofesi Dokter diperbolehkan menikah, belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak/hamil selama dalam pendidikan pertama.

10. Berkelakuan baik dan dinyatakan dengan SKCK dari Polres setempat serta tidak kehilangan hak untuk menjadi prajurit TNI berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

11. Sehat jasmani dan rohani.

12. Tinggi badan tidak kurang dari 163 Cm untuk Pria dan 155 Cm untuk Wanita dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

13. Melaksanakan Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung sejak dilantik menjadi Perwira TNI.

14. Bagi karyawan harus Mendapatkan persetujuan dan sanggup membuat pernyataan diberhentian dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk pendidikan pertama TNI.

15. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

16. Pernyataan tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu Instansi lain.

17. Harus mengikuti dan lulus Rik/Uji sesuai aspek yang telah ditentukan.

PERSYARATAN CALON PA PSDB PENERBANGAN

1. Warga negara Republik Indonesia, Pria bukan mantan TNI/Polri atau PNS TNI.

2. Setia dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.

4. Umur pada saat masuk pendidikan pertama tidak kurang dari 18 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun.

5. Persetujuan/ijin orang tua/wali

6. Sehat jasmani, rohani dan tidak berkaca mata

7. Tinggi badan minimal 163 dan panjang kaki tidak kurang dari 100 Cm.

8. Berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) jurusan IPA dengan rata-rata nilai UAN akan ditentukan kemudian .

9. Berkelakuan baik yang dinyatakan dengan SKCK dari Polres setempat

10. Belum pernah menikah dan sanggup tidak nikah selama mengikuti pendidikan maupun sekurang-kurangnya dua tahun setelah lulus pendidikan pertama.

11. Melaksanakan Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi Perwira TNI.

12. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai,/karyawan diharuskan :

a. Memiliki surat persetujuan dari Kepala Jawatan/Instansi yang bersangkutan.

b. Bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi siswa Pa PSDP Penerbang TNI.

13. Harus mengikuti dan lulus Rik/Uji sesuai Aspek yang ditentukan.

14. Bagi mantan calon Taruna Akmil/Kadet/Karbol Akademi TNI yang dinyatakan tidak lulus tetapi masih memenuhi syarat untuk calon siswa Pa PSDP Penerbang TNI dapat ditampung sebagai sumber calon, tetapi harus mendaftar ulang dan mengikuti Rik/Uji tingkat pusat yang ditetapkan bagi calon siswa Pa PSDP Penerbang TNI.

PERSYARATAN BINTARA PK TNI AD

1. PERSYARATAN UMUM

a. Warga Negara Republik Indonesia.

b. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945.

d. Berumur sekurang-kurangnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan tanggal 7 Nopember 2011.

e. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.

g.Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

2. PERSYARATAN LAIN.

a. Pria/Wanita, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI

b. Lulusan SMA/MA/SMK/SPK atau yang setara baik negeri atau swasta yang disamakan/terakreditasi.

c. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama.

d. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 165 Cm untuk pria dan 160 Cm untuk wanita serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

e.Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.

f. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

g.Harus ada surat persetujuan dari orang tua/wali. Bagi calon yang menggunakan wali agar diisi keterangan sesuai dengan yang menjadi wali yaitu : Bapak tiri/Kakak/Paman/Bibi dengan meneliti KTP orang tua/wali (sesuai Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/57/II/2003 tanggal 24 Februari 2003).

h.Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi.:

1) Administrasi.
2) Kesehatan.
3) Jasmani.
4) Wawancara.
5) Psikologi.

3 PERSYARATAN TAMBAHAN

a. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Depdiknas.

b. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

c. Bagi yang sudah bekerja :

1) Melampirkan surat persetujuan/ijin dari kepala dinas/jawatan/Instansi yang bersangkutan.

2) Bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Bintara PK TNI AD.

d. Bersedia mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung dan apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud maka bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma jika pelanggaran tersebut diketemukan dikemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.

PERSYARATAN TAMTAMA PK
1. PERSYARATAN UMUM

a. Warga Negara Republik Indonesia, Pria, dan bukan anggota/mantan prajurit TNI/ Polri dan PNS TNI.

b. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c. Setia Kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945

d. Berumur sekurang kurangnya 18 tahun dan setinggi tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama. Gelombang I buka Dikma tanggal 2 Mei 2011 dan gelombang II tanggal 28 November 2011.

e. Sehat Jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.

f. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

2.PERSYARATAN LAIN

a. Serendah-rendahnya berijazah/lulusan SMP/Tsanawiyah atau yang setara baik negeri atau swasta yang terakreditasi.

b. Belum pernah kawin/nikah dan sanggup tidak kawin/nikah selama dalam pendidikan pertama dan 2 tahun setelah diangkat menjadi prajurit.

c. Memiliki tinggi badan sekurang kurangya 165 Cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

d. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 7 tahun.

e. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

f. Harus ada surat persetujuan dari orang tua/wali. Bagi calon yang menggunakan wali agar diisi keterangan sesuai dengan yang menjadi wali yaitu : Bapak tiri/Kakak/Paman/Bbi dengan meneliti KTP orang tua/wali ( sesuai Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/57/II/2003 tanggal 24 Februari 2003)

g. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

1) Administrasi
2) Kesehatan
3) Jasmani
4) wawancara
5) Psikologi.

PERSAYARATAN TAMBAHAN

a. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Depdiknas.

b.Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

c. Bagi yang sudah bekerja :

1) Melampirkan surat persetujuan/ijin dari kepala dinas jawatan/instansi yang bersangkutan.

2) Bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Tamtama PK TNI AD..

d. Bersedia mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung. Apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut diketemukan dikemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: